Produk Tas Counture

27/04/10

Belajar nyablon manual untuk pemula (Bag 2)

Ngafdruk film
Setelah alat-alatnya komplit, baru kita mulai tahapan-tahapan nyablon kaos.
1. Baca Bismillah dulu buat yang Muslim.
2. Bikin master film
Setting gambar atau tulisan yang mau disablon dikaos, terserah mo pake program apa aja (Corel Draw, Photoshop, Freehand, ataupun Word) ukurannya jangan ngelebihin ukuran screen yang tadi dibeli. Di-print dikertas HVS yang paling tipis, pake warna hitam (kalo bisa pake print laser = hasil tidak bintik-bintik). Gambar/tulisan yang udah di-print dikertas.. digunting sesuai gambar tadi, trus diolesi minyak sayur, lanjut dikeringin (bisa dijemur/di hair dryer).
3. Ngafdruk
Siapin ruangan yang remang-remang (tanpa sinar matahari langsung/tanpa lampu neon), ambil obat afdruk (Bremol Tex/Vicsol Tex) dan gelas aqua kosong/kering. Tuang obat yang dibotol besar (warna putih) secukupnya, kira-kira 1 cm gelas aqua, trus tuang obat yang dibotol kecil (warna kuning) kira-kira 4 tetes.. diaduk biar rata (ingat harus benar-benar tercampur rata).
Ambil screen, pastikan screen dalam kondisi kering dan bersih dari debu/bulu/rambut.
Oleskan obat afdruk yang udah tercampur rata di screen.. diratain pake kayu bekas ice cream atau penggaris.. oleskan tipis-tipis di bagian atas/luar screen.. lanjut dioles dibagian dalam screen.. ingat tipis-tipis dan pastikan semua bidang screen tertutup obat afdruk dengan lapisan yang rata. Lanjut dikeringkan dengan hair dryer, dengan jarak semprot kira-kira 10 cm (jangan terlalu dekat, screen bisa terbakar/bolong). Pastikan sisi luar dan dalam screen benar-benar kering.
Catatan : proses ini dikerjakan diruang remang, bukan di warung remang-remang…
4. Nembak film
Setelah screen dilapisi obat afdruk dan sudah benar-benar kering, kita lanjut ke proses nembak film dengan cahaya.
Cahaya matahari

Susun seperti ini :
Saat menyusun.. dilakukan diruang remang, setelah tersusun dengan sempurna baru dibawa ke sinar matahari. Saat proses penyinaran film/master jangan sampai bergerak/berubah posisi karena nanti hasilnya akan berbayang/tidak sempurna/tidak tajam.
Jika cahaya matahari bersinar lucu-lucunya/terik, proses penyinaran hanya memakan waktu kira-kira 20 – 30 detik, jika kondisi sore.. kira-kira 2 – 4 menit. Pada proses ini banyak kendala, jika terlalu lama penyinaran.. film susah saat ditembak dengan air. Jika terlalu cepat penyinaran.. film akan rontok/bolong-bolong saat ditembak dengan air. Butuh feelling… butuh latihan…
Cahaya lampu neon
Susun seperti ini :
Saat menyusun.. posisi cahaya remang-remang, setelah tersusun dengan sempurna baru lampu neon dinyalahkan. Saat proses penyinaran film/master jangan sampai bergerak/berubah posisi karena nanti hasilnya akan berbayang/tidak sempurna/tidak tajam.
Proses penyinaran hanya memakan waktu kira-kira 5 – 7 menit, kendalanya, jika terlalu lama penyinaran.. film susah saat ditembak dengan air. Jika terlalu cepat penyinaran.. film akan rontok/bolong-bolong saat ditembak dengan air. Butuh feelling… butuh latihan… Tetap semangat.

5. Nyemprot film
Setelah proses nembak film dengan cahaya selesai, kita lanjut ke proses nembak screen pake semprotan air.
Basahi screen dengan air.. diguyur air bagian luar dan dalam. Semprot perlahan dengan semprotan posisi air menyebar. Jika berhasil akan terbentuk gambar/tulisan yang tadi ditembak dicahaya. Setelah terbentuk gambar.. semprot dengan posisi air tajam, ikuti alur gambarnya. Pastikan alur gambar sudah bersih tidak tertutup obat afdruk. Proses Selesai. Screen dikeringkan, bisa pakai hair dryer ataupun dijemur dibawah matahari. Setelah screen benar-benar kering, lihat screen kearah cahaya, periksa apakah ada kebocoran/bolong, jika ada bisa ditambal dengan campuran obat afdruk tadi, ditusir perlahan, kemudian dikeringkan bisa pakai hair dryer ataupun dijemur dibawah matahari.
Screen siap digunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar